<style type="text/css"> .wpb_animate_when_almost_visible { opacity: 1; }</style>

Marhaban Ya Ramadhan 1438 Hijriyah

STIKes RS.HAJI News – Medan, 27 Mei 2017. Selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1438 HijriyahPuasa secara bahasa bermakna “ menahan diri “. Sedangkan menurut istilah syara’ adalah menahan diri  dari segala sesuatu yang membatalkan mulai dari terbit fajar hingga matahari terbenam, karena semata perintah Allah SWT, dengan disertai niat dan syarat tertentu.

Berpuasa Ramadhan adalah salah satu pondasi dasar agama. Ketentuan berpuasa terkandung dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah ayat :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ (١٨٣)

Artinya: Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.

Dalam hadits juga dijelaskan bahwa Islam dibina dalam lima, pondasi yang kelima adalah berpuasa pada bulan ramadhan.

 

 

بُنِي الْإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ اَنْ لاَ إِلهَ إِلاَّ اللهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُوْلُ اللهِ, وَإِقَامِ الصَّلاَةِ, وَإِيْتَاءِ الزَّكَاةِ, وَحَجِّ الْبَيْتِ, وَصَوْمِ رَمَضَانَ. (رواه البُخَارى ومسلم و احمد).

Lima pondasi tersebut adalah :

1. Bersaksi bahwa tiada Tuhan selain Allah, dan Muhammad SAW adalah utusan Allah,

2. Mengerjakan Shalat

3. Mengeluarkan zakat

4. Melaksanakan haji

5. Berpuasa pada bulan Ramadhan

Dalam hadits yang lain juga dijelaskan :

 

وَعَنْ اَبِى هُرَيْرَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ: قَالَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ: كَلُّ عَمَلِ ابْنِ ادَمَ لَهُ إِلاَّ الصِّيَامَ فَإِنَّه لِىْ وَاَنَا اَجْزِىْ بِهِ, وَالصِّيَامُ جُنَّةٌ, فَإِذَا كَانَ يَوْمَ صِوْمِ اَحَدِكُمْ فَلاَيَرْفُثْ وَلاَ يَصْخَبْ, فَإِنَّ سَابَّهُ اَحَدٌ اَوْ قَاتَلَهُ فَلْيَقُلْ: اِنِّيْ صَائِمٌ. وَ الَّذِى نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لَخُلُوْفُ فَمِ الصَّائِمِ اَطْيَبُ عِنْدَ اللهِ مِنْ رِيْحِ الْمِسْكِ, للِصَّائِمِ فَرْحَتَانِ يَفْرَحُهُمَا: إِذَا اَفْظَرَ فَرِحَ, وَ إِذَا لَقِيَ رَبَّهُ فَرِحَ بِصَوْمِهِ. (متفق عليه, و هذا لفظ رواية البخارى)

Artinya :

“Allah telah berfirman : semua amal anak cucu Adam dapat dicampuri kepentingan hawa nafsu kecuali berpuasa, maka itu adalah untuk-Ku dan Akulah yang akan membalasnya. Dan berpuasa itu adalah perisai, maka jika seseorang berpuasa, janganlah berkata keji atau ribut-ribut, dan kalau seseorang mencaci maki padanya, atau mengajak berkelahi, maka hendaknya mengatakan padanya “ aku berpuasa”. Demi Allah yang jiwaku ditangan-Nya, bau mulut orang yang berpuasa bagi Allah lebih harum dari bau misik (kasturi). Dan untuk orang puasa dua kali masa gembira, yaitu ketika akan berbuka, dan ketika ia menghadap Tuhan akan gembira benar, menerima pahala puasanya (HR. Bukhari dan Muslim).

Awal Puasa Ramadhan

Sebab dimulainya dikarenakan :

  1. Melihat hilal ( bulan ) ramadhan setelah terbenam matahari pada akhir bulan sya’ban ( tanggal 29 )
  2. Penetepan syar’i berdasarkan keterangan 2 orang saksi yang telah melihat bulan.
  3. Penetapan awal ramadhan menggunakan hisab. Jika tidak bulan tidak terlihat maka bulan Sya’ban digenapkan menjadi 30 hari.

Niat Puasa Ramadhan

Arab:
نـَوَيْتُ صَوْمَ غـَدٍ عَـنْ ا َدَاءِ فـَرْضِ شـَهْرِ رَمـَضَانَ هـَذِهِ السَّـنـَةِ لِلـّهِ تـَعَالىَ
 
Lafadz:
Nawaitu saumagadin an’adai fardi syahri ramadhana hadzihissanati lillahita’ala.
 
Artinya:
“Aku niat berpuasa esok hari untuk menunaikan fardhu pada bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Taala”

Syarat Wajib Puasa

Syarat wajib dalam melaksanakan ibadah puasa ramadhan adalah :

  1. Beragama Islam
  2. Baligh dan berakal
  3. Suci dari Haid dan Nifas
  4. Mampu ( ada kekuatan )
Syarat Sah Puasa

Syarat sah dalam melaksanakannya adalah :

  1. Islam
  2. Mumayyiz, dapat membedakan mana yang baik dan buruk
  3. Suci dari haid dan nifas
  4. Tidak dilaksanakan pada hari-hari yang dilarang, yaitu diluar bulan ramadhan.
Rukun Puasa

Mengucapkan niat berpuasa ramadhan mulai terbenam matahari hingga sebelum fajar shadiq. Sebagaimana hadits yang diriwayatkan Ummul Mukminin Hafsah Ra :

“Barang siapa yang tidak menetapkan puasa sebelum fajar, maka tiada sah puasanya”

Meninggalkan segala yang membatalkan mulai dari terbit fajar shadiq hingga matahari terbenam.

Demikian artikel singkat mengenai Pengertian,  Niat, Rukun, Syarat Wajib dan Sah Puasa. semoga bermanfaat.

Written By : News Department ITC of STIKes RS. Haji Medan.


Tanggal Update : 29 Mei 2017
Jam Update : 14:08:38
view : 165




Berita Lainnya

Judul : Berbuka Puasa Bersama Bulan Ramadhan 1439 Hijriyah

Sinopsis :

STIKes RS. Haji News – Medan, 06 Juni 2018 / 21 Ramadhan 1439 Hijriyah. Yayasan Pendidikan Haji Sumatera Utara melaksanakan kegiatan rutinitas setiap bulan Ramadhan berupa acara buka puasa bersama yang dihadiri oleh seluruh pegawai, mahasiswa dan siswa Yayasan Pendidikan Haji Sumatera Utara di gedung Makkatul Mukarromah (GMKM) STIKes RS. Haji Medan.

Rangkaian acara hari ini tadarus Al-Qur'an, Penyantunan anak yatim, Tausiyah, doa bersama, buka puasa bersama, sholat maghrib dan isya ber

Tanggal Update : 02 Juli 2018
Jam Update : 14:15:12
view : 59

Judul : Serah Terima Peserta Praktek Belajar Lapangan

Sinopsis :

STIKes RS. Haji News – Pantai Labu Deli Serdang, 26 Maret 2018. Serah Terima Peserta Praktek Belajar Lapangan Oleh Ketua STIKes RS. Haji Medan Hj. Masdalifa Pasaribu, S.Kep, Ns, SKM, M.Kes kepada Camat Kecamatan Pantai Labu Bapak Ayub, M.Si didampingi Sekcam, Kepala Desa Bagan Serdang, Babinsa, Babinkantibmas, Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Perangkat Desa dan Seluruh Undangan yang hadir.

Tanggal Update : 07 Mei 2018
Jam Update : 10:14:40
view : 79

Judul : Pembukaan Porseni HUT. STIKes RS. Haji Medan

Sinopsis :

STIKes RS.HAJI News – Selasa, 19 Desember 2017 / 30 Rabiul Awwal 1439 H. Pembukaan Porseni dalam rangka menyambut HUT. STIKes RS. Haji Medan Ke 9 (23 Tahun) semenjak berdirinya Yayasan Akademi Keperawatan Rumah Sakit Haji Medan pada tahun 1994. Pembukaan dihadiri oleh Yayasan Pendidikan Haji Sumatera Utara.

Dengan dibukanya Porseni secara resmi maka pertandingan yang dilombakan dapat dilaksanakan. Cabang olahraga : futsal, bulutangkis, volli, tenis meja dan catur, cabang seni : tari komando, seni tari daerah dan modern, busana muslim bahan non kain.

Gebyar HUT STIKes RS. Haji Medan diikuti oleh ratusan Peserta terdiri dari SMP/MTs/Sederajat, SMA/MA/SMK/Sederajat dan Perguruan Tinggi yang mengikuti seluruh cabang olahraga dan seni.

Tanggal Update : 28 Desember 2017
Jam Update : 12:25:04
view : 95

Judul : Pengajian dan Arisan Pegawai STIKes RS. Haji Medan

Sinopsis :

STIKes RS.HAJI News – Medan, 12 Agustus 2017/ 19 Dzul Qo'dah 1438 Hijriyah. Pengajian dan Arisan Pegawai STIKes RS. Haji Medan Di Aula Gedung Muzdalifa. Acara ini dilaksanakan setiap bulan dengan mencabut nomor untuk penentuan sebagai tuan rumah dan lokasi kegiatan ditentukan oleh tuan rumah. 

Tanggal Update : 28 Agustus 2017
Jam Update : 10:42:55
view : 147

Judul : Sidang Senat Terbuka

Sinopsis :

STIKes RS.HAJI News – Sabtu, 03 Maret 2018 / 15 Jumadil Akhir 1439 Hijriyah. STIKes RS. Haji Medan Mewisuda sebanyak 209 Lulusan dengan Gelar Sarjana Keperawatan (S.Kep), Ners (Ns) dan Sarjana Sains Terapan (SST) di hotel Emerald Garden Jl. K.L. Yos Sudarso No. 1 Medan. Pukul 07.30 WIB satu persatu orang tua, wusudawan-wisudawati dan seluruh undangan memasuki ruangan acara wisuda. Keceriaan dan kebahagiaan terlihat dari wajah-wajah seluruh peserta

Tanggal Update : 13 Maret 2018
Jam Update : 13:59:08
view : 116

BERAKHLAK MULIA, KOMPETEN DAN PROFESIONAL

Senyum, Salam, Sapa, Sentuh dan Sopan

university-education-all-background-01